BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Minimnya kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak Kabupaten Bogor, membuat sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menjerit. Bahkan, tak sedikit dari mereka harus membuang dagangannya lantaran tak ada pembeli. Terlebih para pedagang makanan siap saji.

Selain tak ada wisatawan lokal, para pedagang juga mengaku sangat kehilangan para wisatawan Timur Tengah yang dianggap menambah pendapatan para pedagang di sekitar.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Hibahkan Tanah ke Paspampres, Langkah Nyata Dukung Kesejahteraan Prajurit Pengawal Presiden

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puncak Cisarua Bogor, Teguh Mulyana mengaku sebelum adanya pemberlakuan PPKM di kawasan berhawa dingin tersebut setidaknya terdapat 3.000 orang per tahunnya.

“Sejak adanya PPKM dalam satu bulan diperkirakan ada 1.000 wisatawan lokal, itu pun tidak untuk berwisata,”tutur Teguh.

BACA JUGA :  Data Janda Kabupaten Bogor Masih Misteri, Permohonan Wartawan Tak Kunjung Dijawab

Dampaknya, para pedagang seperti soto bogor, bakso, mie ayam, mie instan, kopi, bandrek, dan lain-lain mengalami sepi pembeli.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================