
Camat Rumpin mengungkapkan, kegiatan monitoring dilakukan baik dari sisi teknis dan kualitas hasil pekerjaan maupun sisi administrasi pertanggung jawaban penggunaan anggaran. Giat monitoring, lajutnya, dilakukan berkeliling dari desa ke desa.
“Saat ini program samisade di Kecamatan Rumpin baru tahap 40 persen. Saya tekankan kepada pemerintah desa jangan main-main dengan program samisade. Hasil monitoring dan evaluasi ini akan dijadikan dasar laporan pengerjaan untuk proses pencairan tahap kedua,” tukas Ade Zulfahmi.
Desa Sukamulya adalah salah satu desa yang telah melaksanakan program samisade. Ihwan Nur Arifin, Sekertaris Desa (Sekdes) Sukamulya menuturkan, manfaat dari program samisade sangat dirasakan oleh masyarakat, baik itu manfaat dari kelayakan sarana infrastruktur serta peluang bekerja bagi warga sekitar melalui Padat Karya Desa Tunai (PKDT).
“Sesuai arahan dari Bapak Camat Rumpin agar realisasi program samisade ini dapat sesuai jadwal, dengan tetap menjaga kualitasnya. Serta melibatkan masyarakat sekitar dalam pengerjaannya, sehingga dapat membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Didin/CR)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















