Di Kalimantan Selatan, Nina menceritakan terdapat obat namanya zenith carnophen, obat ini diproduksi secara rumahan. Awalnya, obat itu sebagai obat tulang atau reumatik yang dijual di pasaran tanpa resep dokter, biasanya obat tersebut dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan rendah seperti petani, nelayan dan pekerja lainnya.

BACA JUGA :  Kemarau Landa 6 Kecamatan, BPBD Kabupaten Bogor Kirim Air Bersih

“Karena dikonsumsi secara berlebihan melebihi dosis yang dianjurkan akhirnya obat ini bisa menimbulkan efek memabukkan,” terangnya.

Dengan demikian, Nina menegaskan perlu ditanamkan bahwa narkoba bukan produk untuk rekreasi. Kebutuhan rekreasional, kata dia dapat dialihkan pada hobi yang konstruktif.

BACA JUGA :  5 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak, Bantu Tingkatkan Daya Ingat dan Kurangi Risiko Pikun

“Masalah itu dapat disikapi dengan realistis dan rileks, contoh jargon Didi Kempot yang didaulat duta anti narkoba “Patah Hati Dijogeti”. Jadi pelarian diri dari masalah ekonomi perlu eksposure meningkatkan optimisme,” tutupnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================