Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi langkah KCD terhadap dua sekolah yang bersangkutan. “Jangan sampai ada kerumunan apalagi sesuatu yang meresahkan masyarakat,” ujar Dedie.

Dedie mengatakan, tidak ada kesempatan lagi bagi mereka yang ingin membuat kacau suasana Kota Bogor yang kemudian nantinya malah kontraproduktif dengan rencana PTM.

Sebelumnya, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro terus mengimbau agar para siswa tidak berkerumun sepulang sekolah. Hal itu juga menghindari adanya aksi tawuran yang kerap terjadi di antara siswa antar sekolah.

BACA JUGA :  Indonesia Bersiap Sambut Era 6G, Kesiapan Spektrum Frekuensi Jadi Tantangan Utama

“Ketika ada yang berkerumun, petugas akan foto mereka dari sekolah mana, kita bersurat kepada sekolah tersebut, memberikan teguran sekaligus mengevaluasi pelaksanaan PTM yang dilaksanakan. Berarti pelajar ini tidak memanfaatkan waktu PTM ini dengan sebaik-baiknya,” jelasnya

BACA JUGA :  Setelah Hampir Setahun Hibernasi, Wahana New Horizons NASA Kembali Aktif di Ujung Tata Surya

Susatyo berharap, PTM di Kota Bogor bisa berjalan dengan tertib. Sehingga sekolah lain yang belum menggelar PTM bisa menyusul, dan tidak menimbulkan klaster baru. Mengingat angka kasus Covid-19 di Kota Bogor mulai menurun. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================