Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melakukan perlawanan. Hal itu, diperkuat dari hasil autopsi, bahwa ada salah satu luka di bagian tangan dan kaki korban. Diduga korban sudah tidak berdaya maka dari itu sabetannya terdapat di beberapa anggotan tubuh, hingga akhirnya nyawa korban tidak tertolong.

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

“Hasil penyidikan, pelaku tidak memiliki niat untuk menghabisi korban. Namun karena pelaku sudah gelap mata sehingga tak sadar menghabisi nyawa korban,”terang Dhoni kepada bogor-today.com

Oleh sebeb itu, tersangka meninggalkan lokasi karena pelaku sadar korban terkena sabetan dibagian dada yang tembus sedalam 25 sentimeter. Usai melukai, pelaku meninggalkan lokasi itu, namun pelaku tidak tahu kalau korban meninggal.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

“Kalau berdasarkan hasil autopsi luka di bagian jantung dan paru-paru kena bahkan ada organ dalam yang sempat terluka,” tukasnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================