
“Sampai saat ini kami masih mendapat ancaman. Kalau kami enggak ngirim uang, maka foto foto kami akan disebarkan. Ada belasan orang kami yang jadi korbannya,” ungkap YP.
Kemudian, YP pun mendatangi rumah temannya yang memiliki akun Anisa Cyank. Namun Anisa mengaku tidak mengetahui masalah itu. Sebab akun facebook miliknya sudah dibajak orang.
“Makanya kami datang ke sini (Polres Padangsidimpuan) melaporkan kejadian ini. Dan kami minta pelaku segera ditangkap,” pungkasnya.
Sementara itu, RM yang juga korban penipuan ini telah mengirim uang ke rekening Muhammad Roky senilai Rp2 juta. RM takut foto foto nya akan disebarkan sehingga terpaksa mengirim uang ke rekening pelaku.
“Takut saya. Bolak balik saya ditelpon dan diancam kalau nggak mengirim uang. Makanya saya kirim segitu,” urainya menangis.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno mengatakan laporan para korban sudah diterima. Pihaknya akan mendalami penipuan dan pemerasan terhadap para korban tersebut.
“Laporannya sudah kita terima. Ada lima orang korban yang datang dan kita duga korbannya lebih dari itu. Kita akan lakukan penyelidikan terkait penipuan dan pemerasan itu,” ujarnya.
AKP Bambang juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada orang atau pihak yang iming-imingi akan berikan bantuan.
“Tanyakan ke pihak terkait seperti kepala desa ataupun petugas Polisi terdekat soal ada apa tidak bantuan. Jangan mudah percaya, apalagi dengan persyaratan yang aneh seperti meminta foto tanpa busana,” bebernya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















