
Berdasarkan kontrak, lanjut Ardani, pihaknya menargetkan pada Desember 2021 untuk segera pembangunan pengembangan jaringan harus selesai. Dan pada akhir Oktober 2021 target pasangan baru sudah bisa selesai sebanyak 10 ribu di bulan Desember.
Kemudian dirinya menjelaskan, dalam tiga bulan ini pihaknya terus mempercepat pendaftaran pemasangan baru. Namun, untuk titik pengembangan jaringan pada dasarnya target sesuai dengan marketing. Jadi sebelum mengembangkan pemasangan pipa itu, dikoordinasikan dengan marketing.
“Mana sih wilayah betul-betul masyarakat membuka, melihat potensinya cukup banyak terus keinginan masyarakat untuk menggunakan air bersih masih ada. Nah disitu lah kami menentukan ada beberapa titik lokasi sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pihak merketing,” jelasnya.
Ia berharap, diakhir Desember target sasaran sebanyak 10 ribu pendaftar bisa tercapai. Sekarang pengumuman gebyar diskon pemasangan baru di beberapa kelurahan. Terakhir dirinya menghadiri di daerah Cimahpar, respon masyarakat cukup signifikan, dalam satu hari saja bisa sampai 56 sambungan rumah yang mendaftar termasuk juga di Katulampa ada 100 lebih pendaftaran.
“Kami masih berlanjut untuk menata. Kalau air kan secara otomatis setelah pipa di pasang pada dasarnya sudah langsung bisa menikmati aliran air. Karenakan pipa-pipa lama sendiri sudah tersambung dengan apa yang dikembangkan,” pungkasnya. (Aditya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














