Terkait informasi di media online yang mengatakan 4 orang meninggal dunia, tidak dapat dibenarkan informasinya. Dua orang korban tercatat meninggal dunia di Puskesmas.

Jalan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemui tiga titik longsor dari bukit Abang sehingga evakuasi dilakukan via danau.

Dikabarkan sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Karangasem, Bali, Sabtu 16 Oktober 2021 pukul 03.18 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di koordinat 8.32 LS dan 115.45 BT atau 8 km barat laut Karangasem, Bali.

BACA JUGA :  Bogor Hornbills Bidik Kemenangan di Gim Ketiga Final IBL 2026

Pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Guncangan gempa dirasakan di Karangasem, Denpasar, Lombok Utara IV MMI, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Mataram III MMI.

III MMI artinya, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sementara itu, IV MMI artinya pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

BACA JUGA :  Sebagian Besar Tuntutan Ranah Nasional, DPRD Kota Bogor Komit Jembatani Suara Mahasiswa ke Pusat

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin, mengatakan gempa dirasakan di seluruh wilayah di kabupaten dan kota di Bali terutama di wilayah Karangasem dan Trunyan. Sejumlah bangunan fasilitas umum dan rumah mengalami kerusakan ringan, berupa atap dan dinding runtuh.

“Ada 4 warga yang tertimbun reruntuhan material, saat ini sedang dalam pencarian. Satu orang sudah dievakuasi, sedangkan 3 korban masih dicari,” katanya. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================