Jumlah Korban Tewas Bertambah
Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi 3 Orang Dalam Peristiwa Gempa Karangasem. Foto : Ilustrasi gempa.

BOGOR-TODAY.COM, BALIJumlah korban tewas bertambah dalam peristiwa gempa bumi yang mengguncang Karangasem, Bali.

Melansir sindonews.com, Sabtu (16/10/2021) Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Bali mencatat hingga pukul 08:27 WITA jumlah korban tewas menjadi 3 orang. Sebelumnya, dilaporkan 1 warga meninggal.

Dua korban meninggal dunia berada di Kabupaten Bangli. Lalu 1 orang meninggal ada di Kabupaten Karangasem dan tujuh orang patang tulang.

Korban meninggal di Kabupaten Karangasem masih dalam tahap evakuasi dari reruntuhan bangunan dengan menunggu tim SAR.

Adapun tujuh orang yang patah tulang sudah berhasil dievakuasi ke Puskesmas terdekat dan RSUD Karangasem.

Gempa juga dirasakan kuat selama kurang lebih 5 detik di Kabupaten Bangli. Masyarakat dilaporkan panic dan berhambufran keluar rumah.

Hingga saat ini Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih mendata kerusakan akibat gempa.

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

Dari 5 Kartu Keluarga (KK), 4 orang sempat tertimbun dan berhasil diselamatkan tim. Mereka sudah di evakuasi ke Puskesmas terdekat. Sedangkan 4 orang lainnya berhasil menyelamatkan diri masing-masing.

Terkait informasi di media online yang mengatakan 4 orang meninggal dunia, tidak dapat dibenarkan informasinya. Dua orang korban tercatat meninggal dunia di Puskesmas.

Jalan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemui tiga titik longsor dari bukit Abang sehingga evakuasi dilakukan via danau.

Dikabarkan sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Karangasem, Bali, Sabtu 16 Oktober 2021 pukul 03.18 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di koordinat 8.32 LS dan 115.45 BT atau 8 km barat laut Karangasem, Bali.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Guncangan gempa dirasakan di Karangasem, Denpasar, Lombok Utara IV MMI, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Mataram III MMI.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

III MMI artinya, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sementara itu, IV MMI artinya pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin, mengatakan gempa dirasakan di seluruh wilayah di kabupaten dan kota di Bali terutama di wilayah Karangasem dan Trunyan. Sejumlah bangunan fasilitas umum dan rumah mengalami kerusakan ringan, berupa atap dan dinding runtuh.

“Ada 4 warga yang tertimbun reruntuhan material, saat ini sedang dalam pencarian. Satu orang sudah dievakuasi, sedangkan 3 korban masih dicari,” katanya. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================