
BOGOR-TODAY.COM – Meski sudah sembuh dari batuk, namun sebagian orang masih bisa merasakan sakit tenggorokan. Kondisi tersebut merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan benda atau zat asing yang menyusup ke saluran pernapasan. Bisa juga menjadi gejala dari suatu penyakit.
Sehingga, batuk sebaiknya jangan dianggap remeh. Hal ini khususnya jika kondisi tersebut disertai dengan gejala-gejala lain yang mengganggu.
Melansir klikdokter.com, Kamis (21/10/2021) hal itu perlu diwaspadai jika batuk yang sudah sembuh masih menyisakan rasa sakit di tenggorokan.
“Batuk yang disertai gejala lain bergantung dari penyebab dan penyakitnya. Pada beberapa kasus, ada pula kondisi di mana batuknya hilang namun masih menyisakan gejala lain, seperti sakit tenggorokan,” jelas dr. Theresia Rina Yunita.
Beberapa penyebab sakit tenggorokan yang mungkin masih dirasakan setelah sembuh dari batuk, antara lain:
- Reaksi Alergi
Saat seseorang memiliki alergi, sistem kekebalan tubuhnya menjadi sangat responsif terhadap zat tertentu yang umumnya tidak berbahaya. Zat-zat ini disebut alergen.
Alergen bisa termasuk makanan, tumbuhan, bulu hewan peliharaan, debu, dan serbuk sari.
Meski tak lagi batuk, seseorang yang alergi terhadap paparan hal tersebut bisa merasakan sakit tenggorokan terus-menerus
- Sisa Lendir yang Masih Menumpuk di Tenggorokan
Postnasal drip adalah sisa lendir di sekitar hidung dan mulut, yang mengalir dari sinus ke bagian belakang tenggorokan.
Lendir inilah yang bisa menyebabkan tenggorokan terasa sakit dan gatal, meski batuk sudah reda.
Postnasal drip dapat dipicu oleh perubahan cuaca, efek samping obat, makanan pedas, dinding pembatas hidung (septum) yang menyimpang, alergi, udara kering, dan lain sebagainya.
- Infeksi Lanjutan
Ketika batuk sudah reda namun Anda masih merasakan sakit tenggorokan, bisa jadi infeksi yang menyebabkan kondisi tersebut belum sepenuhnya tuntas.
“Itu kemungkinan infeksi virus atau bakteri,” kata dokter THT Cleveland Clinic’s Head and Neck Institute di Independence Health Center, AS, dr. Tobio Flores.
Akibat kondisi tersebut, tenggorokan biasanya terasa gatal, terbakar, atau sakit saat menelan. Jika keluhan tak membaik dalam beberapa hari, pasien mesti berobat ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
- Refluks Asam Lambung
Refluks asam lambung terjadi ketika cairan dan gas di dalam lambung naik ke kerongkongan. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit tenggorokan, dengan atau tanpa disertai batuk.
Refluks asam lambung mesti segera diatasi guna mencegah kerusakan kerongkongan.
Sebaiknya segera ke dokter untuk menangani masalah ini, khususnya jika sering terjadi tanpa terkendali.
- Radang Amandel
Batuk sudah reda, namun sakit tenggorokan tidak sembuh juga? Jika ya, Anda mungkin mengalami tonsilitis atau radang amandel.
Tonsilitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Pada kasus akibat infeksi virus, penyakit biasanya bisa sembuh dengan sendirinya.
Namun, tonsilitis akibat bakteri mesti diatasi dengan konsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter. (net)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















