Kata dia, angka tersebut telah melampaui batas, meski baru pertengahan Oktober.

Saat ini, sambung dr Sari pasien DBD yang masih menjalani perawatan hanya tersisa sebanyak 17 orang yang merupakan anak-anak. Dengan rincian 60 persen pasien Kota Bogor dan 40 persen pasien Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Sebagian Besar Tuntutan Ranah Nasional, DPRD Kota Bogor Komit Jembatani Suara Mahasiswa ke Pusat

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus tersebut, RSUD Kota Bogor akan menambah tempat tidur pasien.

Dengan demikian, ia berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan sehingga tidak terjadi lonjakan kasus DBD.

“Sedangkan untuk internal RSUD sendiri selalu berupaya menjaga kebersihan lingkungan, jangan sampai terjadi tempat-tempat penampungan sarang nyamuk DBD,” tutupnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================