
Esti menyatakan, progres pengerjaan alun-alun yang menghabiskan anggaran Rp 13,6 miliar ini sudah di atas 60 persen.
“Alun-alun progresnya sudah 61,8 persen. Sekarang ini masih terus dikejar dengan penambahan tukang yang awalnya 80, sekarang sudah ada 97 orang tukang. Mereka bekerja siang malam supaya tepat waktu,” ujarnya.
Di tengah alun-alun, lanjut Esti, juga akan hadir sebuah ruangan yang menyuguhkan sejarah yang menceritakan kepahlawanan Kapten Muslihat melalui diorama.
“Patung ikonik yang lama dari ahli waris minta untuk dibawa ke tempat yayasan dari Kapten Muslihat itu sendiri. Tapi kita akan buatkan lagi dengan material yang lebih bagus yaitu tembaga. Insya Allah itu masuk anggaran di 2022,” jelas Esti.
Esti berharap seluruh prosesnya berjalan lancar dan tepat waktu agar alun-alun ini bisa diresmikan pada 17 Desember 2021 mendatang. (Aditya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














