Dari pendataan jumlah rumah rusak berat tercatat tiga unit. Selain merusak bangunan rumah, akses jalan umum di perkampungan itu ambles sedalam 10 meter dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Sedangkan rumah yang terancam sebanyak 48 rumah, sebelumnya tercatat sebanyak 45 rumah dengan jumlah korban sebanyak 198 jiwa dan sudah diungsikan ke beberapa tempat hingga ke gedung SDN Gunung Batu. Ini menyusul pergerakan tanah yang masih terus terjadi

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Dari 198 jiwa korban bencana pergerakan tanah itu terdapat 10 balita, 17 lansia dan 17 orang ibu menyusui.

Titik Baru Longsoran

Saat ini di lokasi pergerakan tanah di empat kampung itu terdapat beberapa titik baru lokasi longsoran dan anjlokan tanah. Bahkan, perkebunan dan kolam ikan milik warga juga retak akibat fenomena pergerakan tanah. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================