BOGOR-TODAY.COM, BOGORMax Sopacua atau H. Zulkifli bin Adam dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (17/11/2021) pagi

Kabar meninggalnya Max Sopacua dibenarkan oleh putranya Ferro Sopacua. “Innalillahi waiinailaihi rojiun, telah berpulang papa kami H Zulkifli bin Adam (Max Sopacua). Mohon dimaafkan segala kekhilafan almarhum papa kami,” tulis Ferro Sopacua di status WA-nya, Rabu (17/11/2021).

Rencananya, jenazah almarhum Max Sopacua akan disemayamkam di rumah duka, Gg Kepatihan No.6 Kelurahan Kebon Kelapa, Kota Bogor.

Ferro juga menyebut almarhum akan diberangatkan dari rumah duka RSPAD pukul 9.00 WIB menuju rumah duka di Kepatihan dan akan dimakamkan di Ciomas (pemakaman keluarga) usai salat dzuhur.

Ferro menuturkan, sang ayah telah dirawat selama 17 hari di RSPAD Gatot Soebroto setelah mengalami sakit di paru-paru yang diduga kanker.

BACA JUGA :  Samsung Pertimbangkan Kembali Snapdragon untuk Galaxy Z Flip 8, Exynos Tak Lagi Jadi Satu-satunya Pilihan

“Papa meninggal pagi ini jam 05.53 WIB di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Setelah dirawat selama 14 hari di RSUD Kota Bogor dan dirujuk ke RSPAD dan dirawat selama 17 hari. Papa meninggal karena sakit di paru-paru yang diduga kanker,” kata Ferro.

Riwayat Max Sopacua

Sementara melansir dari beberapa sumber, Max Sopacua bergabung dengan Partai Demokrat pada 2002, setelah tidak lagi bekerja di TVRI.

Max Sopacua langsung menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Wasekjen DPP) Partai Demokrat pada saat itu hingga 2005.

Pada pemilu legislatif 2004, Max terpilih sebagai anggota DPR RI untuk dapil Jawa Barat IV yang kala itu meliputi wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, ia memperoleh 29.827 suara.

Selama di DPR untuk periode 2004–2009, ia bertugas di Komisi IX dan sempat menjadi wakil ketua di komisi tersebut dari tahun 2005–2007.

BACA JUGA :  Kontrakan Jadi Gudang Tembakau Sintetis, Dua Bandar Dibekuk

Selain itu, ia juga menjadi Wakil Ketua Panitia Khusus Angket tentang Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak pada 2008 hingga 2009.

Pada kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Hadi Utomo periode 2005–2010, Max ditunjuk sebagai Ketua DPP Bidang Pendidikan, Pemuda dan Kominfo.

Selanjutnya pada pemilu legislatif 2009, ia terpilih kembali menjadi anggota DPR, kali ini mewakili dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) untuk periode 2009–2014, perolehan suaranya meningkat signifikan dengan mendulang 95.797 suara.

Ia bertugas di Komisi I dan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen sebagai anggota, di Fraksi Partai Demokrat ia menjadi wakil ketuanya pada 2009 hingga 2010, setelahnya ia dipercaya sebagai penasihat fraksi hingga periode masa jabatan berakhir pada 2014. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================