Reses DPRD Kabupaten Bogor Dapil V di Parungpanjang, Bahas Pasar Hingga Jalan Tambang

reses

BOGOR-TODAY.COM, BOGORMasa Reses di Persidangan pertama Tahun 2021-2022, DPRD Kabupaten Bogor darah pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Bogor, Selasa (16/11/2021_  betul-betul berjalan seperti mana amanah konstitusi.

Pasalnya, dalam reses yang diselenggarakan di halaman kantor Kecamatan Parungpanjang di dalam sebuah tenda seperti mana layaknya orang hajatan tetap dihujani kritikan dan usulan.

Seperti yang di sampaikan Camat Parungpanjang, Icang Awaludin. Ia menuturkan bahwa kritik dan usulan yang tertuang dalam reses kali ini adalah hal-hal urgent yang dominan.

“Ya, yang paling urgent itu yang menyangkut kaitan masyarakat seperti Pasar, Palang pintu kereta api, dan jalan tambang,” tutur Icang saat reses berlangsung, Selasa (16/11/2021).

BACA JUGA :  Bupati Bogor Genjot Potensi Daerah, Perikanan dan Peternakan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Diapun menambahkan, bahwa terkait jalan tambang itu sangatlah harus bisa segera direalisasikan, karena jika didorong dengan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR), dimana Parungpanjang tidak dibarengi akses jalan yang bagus dan tidak dikoneksikan akan cukup sulit untuk maju karena investor takan masuk.

“Jelas akan sulit kalau tidak dikoneksikan, makanya kita berharap untuk segera direalisasikan bagaimanpun caranya, entah melalui investor, CSR atau melalui anggaran Pemda atau minta bantuan nasional sekalian.” Ujar Icang.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) V, Daen Nuhdiana mengamini kritikan sekaligus usulan yang tertuang dalam giat reses tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perketat Keamanan Stadion Pakansari, CCTV dan Penerangan Parkir Akan Ditambah

“Semua usulan dan masukan akan dibawa ke dewan, karena untuk tahun 2022 itu kan belum selesai pembahasannya, untuk itu semua ini kita tampung dulu,” ungkap politisi partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Anggota Komisi 3 dari DPRD Kabupaten Bogor itupun berjanji akan membawa semua aspirasi dalam pembahasan rapat paripurna nantinya.

“Nanti kita bahas ulang karna untuk anggaran 2022 belum ketuk palu, dan tinggal bagaimana nanti disatukan dengan visi misi Bupati Bogor, mana yang masuk skala prioritas baru kita soundingkan dengan SKPD,” tutupnya. (Didin/CR)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================