
Dengan cara perkenalan dan iming-iming yang sama, Rian membawa Elysa ke penginapan yang sama di kawasan Puncak dan membunuh EL. Mayat EL, kemudian dibuang MR di sekitar makam keramat Mbah Arya Megamendung Bogor.
“Hasil dari kerja keras dan kegigihan tim gabungan Polresta Bogor Kota dan Dirkrimum Polda Jabar, kami telah berhasil menghentikan aksi biadab dari tersangka MR, yang kami duga berprilaku serial killer atau pembunuhan berantai,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro.
Fakta ini, kata Susatyo, didapat dari jejak digital dan pengakuan pelaku. Dari hasil pengembangan termasuk jejak digital diketahui pula bahwa pelaku tidak hanya satu kali melakukan pembunuhan. Selain melakukan pembunuhan terhadap korban atas nama DP, siswi SMA di Bogor yang mayatnya ditemukan terbungkus plastik di Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor, pada 25 Februari 2021.
Lalu, pelaku juga melakukan pembunuhan terhadap korban kedua berinsial EL, janda anak satu anak asal Caringin yang mayatnya ditemukan di dekat makam keramat Mbah Arya Megamendung pada 10 Maret 2021
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa pelaku tidak jera setelah membunuh korban pertamanya. Pelaku bahkan menikmati pembunuhan keduanya.
“Hasil interogasi, bahwa tersangka bisa jadi tidak jera dengan melakukan pembunuhan pertama. Tersangka menikmati ketika menghabisi nyawa korban kedua, sehingga melalui pengungkapan ini kami berhasil untuk mencegah jatuh lagi korban berikutnya dari tersangka,” sebut Susatyo.
Sementara, untuk barang bukti yang diamankan berupa 9 lembar uang pecahan Rp100 ribu, 1 lembar uang pecahan Rp50 ribu, 5 buah polybag warna hitam, 1 rok warna biru yang terdapat noda darah, BH pink yang terpotong talinya, 1 kaos warna putih, 1 celana jeans, 1 kemeja biru garis putih dan 1 tas gunung dimusnahkan. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















