
Di negara Afrika Sub-Sahara, kata Tedros menyumbang, kira-kira, setidaknya 95 persen dari semua kasus malaria dan kematian pada 2020.
Menurutnya, angka-angka untuk tahun lalu bisa jauh lebih buruk, dengan WHO mengatakan perkiraan aslinya mengantisipasi kemungkinan dua kali lipat kematian terkait malaria pada 2020. Namun mereka menilai banyak negara berusaha telah meningkatkan program mereka untuk memerangi malaria.
“Berkat kerja keras badan-badan kesehatan masyarakat di negara-negara yang terkena malaria, proyeksi terburuk dari dampak Covid tidak terjadi,” kata Tedros, mengutip laman WHO, Rabu (8/12/2021) (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















