
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Hendrik (19) pengamen di Bogor yang sempat todongkan senjata tajam kepada penumpang angkot berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota.
Hendrik ditangkap di kawasan sekitaran Tugu Kujang pada Rabu (8/12/2021) malam.
Berdasarkan pengakuan tersangka, Hendrik biasa membawa senjata tajam ketika mengamen dari angkot ke angkot.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut pelaku membawa senjata tajam dengan alasan agar pengemudi maupun pengguna angkot merasa takut, sehingga dengan mudah meminta uang.
Ketika melancarkan aksinya, sambung Susatyo tersangka memang dalam kondisi mabuk. Sementara itu, senjata tajam berupa pisau dapur yang digunakan saat melancarkan aksinya masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto, mengungkapkan tersangka biasa berpindah dari angkot ke angkot, di kawasan Sistem Satu Arah (SSA), Tugu Kujang, BTM Mall, Balai Kota Bogor, dan Rumah Siloam. Saat beraksi, tersangka tengah berada di angkot 03 di depan BTM Mall.
Selain itu, tersangka masih tinggal seorang diri. Padahal dari rekaman video yang tersebar di sosial media, tersangka menodong para penumpang dengan membawa alasan ‘membantu istri melahirkan’.
“Dari keterangan dia juga belum ada korban yang dilukai, hanya membawa senjata tajam,” jelasnya.
Sementara itu, tersangka, Hendrik, mengaku memang dalam keadaan mabuk ketika menodong penumpang di angkot. Pada kejadian Senin (6/12/2021) malam, pria bertato ini baru saja menghabiskan tiga botol minuman keras jenis ciu.
“Pisaunya juga nemu di rumah makan, kayak warung kopi gitu. Biasa dibuat tukang pisang keju, tapi lagi ditinggal sama yang punya,” tuturnya.
Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Undang-undang Darurat, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan penodongan senjata tajam oleh seorang diduga pengamen kepada penumpang angkutan kota (angkot) di Kota Bogor beredar luas di media sosial dan diunggah oleh sejumlah akun di Instagram, salah satunya akun @bogor24update.
Dalam video berdurasi 38 detik itu, seorang remaja yang mengaku sebagai pengamen meminta sejumlah uang kepada para penumpang yang berada dalam angkot itu. Tampak pula sebilah senjata tajam berupa pisau tergelat di lantai angkot.
“Terpaksa saya harus mengamen secara apa adanya, yang penting saya tidak mencuri. Kak tolong dibantu buat tambah-tambah biaya istri lahiran, seikhlasnya saja kak,” ujar pria tersebut.(B. Supriyadi)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















