BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Museum Kepresidenan RI Balai Kirti di Jalan Ir H Juanda No.1, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menggelar bincang kuliner kegemaran Presiden Sukarno.

Dalam bincang kuliner tersebut hadir beberapa narasumber antara lain, Puti Guntur Sukarno  yang merupakan cucu Presiden Sukarno, Purna Istana Kepresidenan Bogor, Endang Sumitra dan Sejarawan Makanan, Fadly Rahman.

Kepala Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti, Dewi Murwaningrum  menyampaikan kegiatan bincang-bincang ini menjawab pertanyaan sekaligus keingintahuan masyarakat.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

“Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang presiden indonesia yang belum banyak diceritakan di dalam buku serta tata pamer museum,” jelasnya kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

Selera masakan Presiden Sukarno lebih menyukai karya budaya berupa masakan dan kuliner Nusantara.

Puti Guntur Sukarno menyatakan makanan yang disukainya diantaranya adalah makanan rumahan yang sederhana.

“Seperti tahu tempe bacem, sayur lodeh rebung, empal dan sambel pecel yang dibuat khusus dari Blitar,” paparnya.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Selain itu, makanan kesukaan Presiden Sukarno ketika sarapan pagi adalah nasi serta telur ceplok yang ditambahkan kecap.

Hal ini mungkin tidak diketahui masyarakat mengenai makanan favorit Presiden Soekarno.

Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat adat, Sjamsul Hadi menambahkan dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin menghargai dan turut mengembangkan masakan lokal.

“Seperti halnya Presiden Sukarno yang selalu menjunjung tinggi masakan nusantara,” pungkasnya. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================