Para Pedagang Musiman
Jeritan Para Pedagang Musiman di Malam Pergantian Tahun Baru

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor memperketat perayaan malam Tahun Baru 2022. Hal itupun berdampak pada para pedagang musiman, seperti jagung, terompet dan kembang api yang kerap menjajakannya di wilayah Bogor bagian barat, atau tepatnya di kawasan Cigudeg dan Jasinga.

Erik, salah satu pedagang jagung, warga Kampung Rengganis, Desa Cinta Manik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mengungkapkan bahwa peminat jagung yang kerap jadi santapan pada saat pergantian malam Tahun Baru menurun drastis.

BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

“Sekarang enggak seindah tahun sebelumnya, jangankan habis, penjualan saja menurun hingga lima puluh persen. Waktu pergantian Tahun kemarin mah jual 15.000 per kilo saja lancar. Tapi sekarang dikasih harga 10.000 saja susah,” keluh Erik, Sabtu (01/01/2022).

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

Nasib serupa juga dialami beberapa pedagang musiman lainnya. Komeng, pedagang terompet yang juga mengalami nasib serupa.

“Iya,, sekarang mah amsiong (sial, red) saya saja jualan terompet bawa lima puluh biji dari pagi cuma laku lima,” ungkapnya. (Didin/CR)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================