BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin menyebutkan bahwa Kecamatan Leuwiliang dan Rumpin memiliki skor paling tinggi untuk kawasan ibu kota Bogor Barat.

Hal itu merupakan hasil kajian Pemkab Bogor bersama sejumlah pihak saat menggelar rapat.

“Jika dilihat skor, di dua kecamatan itu Rumpin dan Leuwiliang. Berbagai aspeknya konsultan yang menilai,” ujar Burhanuddin kepada wartawan, Kamis (20/1/2022)

BACA JUGA :  Prediksi Australia vs Turki di Piala Dunia 2026: Duel Ketat Penentu Langkah Awal Grup D

Secara skor, sambung Burhanudin Rumpin lebih unggul dibanding Leuwiliang. Namun, kedua wilayah tersebut juga akan terintegrasi karena berbatasan secara langsung.

Dengan demikian, Burhanuddin menyerahkan soal potensi kendala wilayah yang nantinya akan menjadi Bupati Bogor Barat. Salah satunya potensi jalur operasional tambang.

Sebelumnya, kabar soal pemekaran Bogor Barat ramai diperbincangkan sebagai calon ibu kota Bogor Barat adalah Kecamatan Cigudeg. Namun, berdasarkan hasil kajian tim ahli, wilayah tersebut memiliki risiko kebencanaan yang tinggi.

BACA JUGA :  Wabup Bogor Sebut WTP Dua Kali Berturut-turut Bukti Akuntabilitas Pemkab

“Awalnya Cigudeg yang ditunjuk sebagai ibu kota Bogor Barat, namun ternyata daerah itu tanahnya labil sehingga memiliki risiko bencana,” katanya.

“Nantinya Pemkab bersama tim ahli akan melakukan kajian penilaian terhadap Leuwiliang dan Rumpin. Kajian meliputi aspek geologis dan infrastruktur,” Burhanudin menambahkan. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================