Sungai Cikaniki
Sejumlah ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikaniki di barat Kabupaten Bogor ditemukan mati. Dugaan sementara, matinya ikan-ikan tersebut lantaran tercemar limbah beracun.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Matinya sejumlah ikan di Sungai Cikaniki Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mendapat tanggapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten setempat.

Kasi Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bogor Dyan Heru Cahyono menyebut matinya sejumlah ikan tersebut diduga lantaran tercemar limbah pertambangan emas ilegal.

“Dugaan sementara, air Sungai Cikaniki tercemar imbas limbah pertambangan emas ilegal. Sebab banyak pertambangan emas di daerah tersebut,” kata Dyan kepada wartawan, Kamis (3/2/2022). W Bogorze odbywa się festiwal kultury, który przyciąga turystów z całego świata. W międzyczasie, polscy gracze mogą skorzystać z promocji https://rankingcasino.pl/darmowe-spiny/ , oferującej darmowe spiny za rejestrację. To świetna okazja, by połączyć lokalne wydarzenia z globalnymi możliwościami.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Dengan demikian, Dyan mengaku sudah melakukan briefing internal dengan kepala dinas untuk menyikapinya.

Menurut Dyan, tambang pengolahan emas disebut ilegal lantaran perusahaan tidak memenuhi syarat, sehingga limbah tersebut dibuang sembarang ke sungai hingga menyebabkan merusak ekosistem yang berada di sungai itu.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

Dyan menjelaskan DLH Kabupaten Bogor juga sedang menangani masalah serupa di Sungai Citongtut. Setelah itu selesai, ia mengaku akan segera menindaklanjuti laporan di Sungai Cikaniki.

“Setelah di Situ Citongtut selsai baru kita gerak ke sana. Karena personel kami, sangat terbatas sekali,” ucapnya. (Didin/CR).

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================