BOGOR-TODAY.COM, BOGORGunung Anak Krakatau (GAK) yang terletak di Selat Sunda kembali mengalami erupsi sekitar pukul 09.43 WIB dengan ketinggian kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau juga mengalami erupsi Kamis (3/2/2022) dengan ketinggian kolom abu mencapai 357 mdpl (Meter di atas permukaan laut).

Melalui keterangan tertulisnya, Magma Indonesia, Kementerian ESDM meminta masyarakat dan wisatawan dilarang untuk mendekati kawah Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 kilometer.

Dari hasil pengamatan yang terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 46 mm dan durasi 50 detik disebutkan kolom abu erupsi itu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat daya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Petugas Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Mardiono mengatakan peningkatan aktivitas itu dipicu oleh gempa tektonik lokal di sekitar gunung.

Gunung Anak Krakatau dua kali erupsi pada Jumat (4/2/2022). Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Indonesia Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

(PVMBG) juga mewanti-wanti potensi erupsi susulan dari Anak Krakatau,” kata Mardiono.

Sementara, Subkoordinator Mitigasi Gunungapi Wilayah Timur Indonesia PVMBG, Devy Kamil, mengatakan bahwa rangkaian erupsi Gunung Anak Krakatau dalam dua hari terakhir masih fase erupsi awal.

BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

“Sekarang baru awal fase erupsi, kemungkinan bakal ada erupsi. Tapi indikasi erupsi besar belum ada,” kata Devy.

Kendati demikian, Devy memastikan aktivitas Krakatau dengan tsunami tidak selalu berkolerasi.

“Yang terjadi di 2018 belum tentu terjadi lagi,” kata Devy.

Kata dia, sejauh ini aktivitas gunung api Anak Gunung Krakatau ancamannya hanya lontaran batu dan abu di radius 2 kilometer.

“Statusnya level 2 atau waspada,” tegasnya. (*).

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================