
Sementara, ahli perikanan Universitas Hasanuddin menduga temuan tulang ikan itu merupakan jenis hiu atau mamalia paus.
“Kalau dilihat dari ukurannya tulangnya dari foto yang beredar, kemungkinan hiu atau paus,” kata dosen Perikanan Unhas, Dr. Irmawati Haris.
Namun demikian menurut Irmawati, perlu dilakukan riset atau penelitian lebih lanjut untuk memastikan atau mengidentifikasi jenis ikan yang tulang dan giginya ditemukan para nelayan di perairan Pulau Kalotoa, Selayar ini.
“Harus riset dulu. Bisa dianalisis secara molekuler menggunakan metode DNA Barcoding. Ada pengambilan sampel DNA tulang,” imbuhnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















