Sementara itu, suami dari Siti, Jumawan (36) menjelaskan, waktu kejadian dia sedang bersiap-siap untuk berdagang di Pasar Sumberpucung

“Jam setengah tiga emang sudah gak ada jalan-jalan sama anaknya (Firman),” ujarnya dikonfirmasi di Instalasi Kedokteran Forensik RSSA Kota Malang,  Minggu (13/2/2022).

Jumawan pun waktu itu, hanya tahu di rumah hanya ada putrinya berusia delapan tahun. Jumawan tidak tahu penyebab pasti mengapa istri dan anak keduanya bisa mengalami nasib tragis seperti itu.

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

“Ada kemungkinan memendam masalah ada kemungkinan bunuh diri tapi saya gak tahu apa penyebab pastinya. Kabarnya saja saya tahu dari tetangga yang nyari saya waktu pagi-pagi tadi” ujarnya.

Selama ini, Jumawan mengatakan, tidak ada masalah rumah tangga. Cuma satu minggu terakhir, anak nomor duanya yang masih bayi kerap kali menangis ketika buang air besar (BAB).

BACA JUGA :  Api Lahap Tiga Kios Pasar Tohaga Parung, Diduga Korsleting CCTV

“Ya gak rewel beberapa hari ini cuma BAB-nya sembelit gitu loh mas. Tiap mau BAB nangis. Itu mungkin yang menjadi pikiran,” tutupnya.

Jenazah ibu dan anak asal Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang saat berada di Instalasi Kedokteran Forenaik RSSA Kota Malang, Minggu (13/2/2022). (net)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================