
Dia juga mengaku selalu berusaha mengajak dialog dengan Rais Syuriyah untuk memecahkan kebuntuan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor namun, tidak mendapatkan tanggapan dan terkesan mendiamkan pelanggaran aturan AD/ART dan PO.
Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh stake holder NU di Kota Bogor untuk tidak memperkeruh suasana hanya demi memuaskan ambisi pribadi dengan melanggar AD/ART dan PO sehingga membuat suasana kekeluargaan menjadi terganggu dalam melayani umat.
Pihaknya juga berharap Rais Syuriyah menerima ajakan dialog secara cair di Kantor PCNU Kota Bogor antara Mustasyar, A’wan dan Pengurus Harian Syuriyah untuk memecahkan kebuntuan kondisi PCNU saat ini dan mendapatkan solusi yang paling kecil mudlaratnya.
“Syarat dan ketentuan dialog dapat disampaikan oleh semua pihak sehingga tercapai kondisi dialog yang cair dan konstruktif,” tambahnya.
Pengurus Harian Syuriyah ini juga akan melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang telah terjadi di PCNU Kota Bogor kepada Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat dan Ketua Umum PBNU selaku pemegang kekuasaan tertinggi.
“Kami berikhtiar dan selalu berdoa agar PCNU Kota Bogor segera keluar dari permasalahan,” pungkasnya. (Iman R Hakim)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















