
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf memberikan penjelasan terkait gangguan pelayanan di zona 7 beberapa waktu lalu di Comand Center, Perumda Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi, Kota Bogor.
Ardani menyebutkan, Zona 7 Water Treatment Plant (WTP) Katulampa memiliki sumber air baku dari sungai Ciliwung. “Tingkat kekeruhan air pada pukul 15.00 WIB kemarin, sebesar atau mencapai 5000 NTU (Nephelometric Turbidity Unit). Dimana pada saat normal biasanya ukuran paling tinggi itu hanya 600 NTU,” katanya.
Sedangkan WTP kita hanya mampu memproses pada kondisi normal yaitu maksimal di 600 NTU. Ia menambahkan dengan kekeruhan 5000 NTU tentunya ini menjadi permasalahan buat water treatment Tirta Pakuan, dimana kita harus menurunkan kapasitas untuk menjaga kualitas yang awalnya sebesar 330 liter perdetik diturunkan menjadi 250 liter per detik.
“Bayangkan sebanyak 80 liter perdetik kita turunkan itu sangat mempengaruhi terhadap reservoir katulampa. Dimana pada saat kondisi normal, level katulampa pada pagi hari itu kurang lebih di 4,40 meter,” terangnya.
Dengan kondisi saat ini, Ardani melanjutkan, level reservoir pada pagi hari itu sebesar 1,80 meter. Artinya ini sangat mempengaruhi pelayanan di zona 7, dimana wilayah yang terganggu salah satunya yaitu Bantar Kemang, Kemang Regency, Parung Banteng, Taman Padjajaran dan Griya Katulampa.
“Karena posisi wilayah tersebut berada paling atas dan dekat dengan WTP Katulampa. Tentunya kami disini mencoba untuk memberikan pelayanan terbaik di jajaran direktorat tekhnik untuk segera menempatkan Tangki Air Hidran Umum (TAHU) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan diberikan secara gratis. Namun, tentunya harus ada orang yang tanggung jawab ditiap lokasi tersebut,” paparnya.
Selain itu, kata Ardani, kita akan mencoba mengoptimalkan IPA Unitex dengan kapasitas 50 liter perdetik. Perlu diketahui, bahwa WTP Unitex ini berada di pelayanan Zona 1.
Tentunya ikhtiar kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu kami akan mencoba menarik pipa dari wilayah tajur, dari Unitex sendiri melalui jalur Sukajaya 1 dan 2 nanti akan tembus ke griya Katulampa dan tentunya ke wilayah Parung Banteng, Taman Padjajaran, Kemang Regency dan Bantar Kemang.
Kemudian, Ardani menyampaikan kerendahan hati dan permohonan maaf atas gangguan pelayanan beberapa waktu terakhir. Segala upaya terus kami lakukan untuk perbaikan pelayanan dengan program-program yang telah ditetapkan. Ini sebagai ikhtiar agar pelanggan dapat menikmati pelayanan Tirta Pakuan selama 24 jam.
Untuk itu, kami terus mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh pelanggan agar upaya-upaya yang kami lakukan bisa berjalan dengan baik. Insya Allah.
“Kami siapkan lima terminal air hydran umum (TAHU) di titik-titik gangguan, serta empat armada tangki yang menyuplai air gratis. Silakan hubungi Contact Center di nomor 0251-8324111 atau Chat Whatsapp 08111182123,” pungkasnya. (Aditya)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















