BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya mencari sumber air mata baku baru, demi menambah kapasitas air kepada pelanggan. Tentunya, hal itu dalam meningkatkan pelayanan.
Direktur Utama (Dirut) Tirta Pakuan Rino Indira bersama jajaran Direktorat Teknik menyusuri Sungai Kalibaru untuk menelusuri potensi sumber air baku baru, beberapa waktu lalu.
Dengan Arung jeram (rafting), rombongan menyusuri sungai sepanjang 7 km dari jembatan perumahan MBR hingga gerbang Perum Griya Soka.
“Penelusuran ini kami niatkan untuk mengetahui kondisi alam. Jadi saya, pak dirtek dan teman-teman tim teknik, kita mau berikhitar mencari sumber air baku baru di wilayah Bogor Utara,” kata Dirut.
Upaya itu, sambung dia, sebagai rencana menyiapkan pembangunan WTP (Instalasi Pengolahan Air) baru, untuk mengaliri daerah di sekitar Bogor Utara.
“Rencananya nanti akan kami siapkan untuk WTP baru kita yang akan mengaliri daerah-daerah di sekitar Bogor Utara ini,” tandasnya.

Menurutnya, jika melihat kondisi alam, kondisi air dan lainnya, Kalibaru sangat mungkin dijadikan salah satu alternatif yang nantinya akan dipakai oleh Perumda Tirta Pakuan.
“Detailnya nanti pak Dirtek bakal punya pilihan untuk rencana strategis dalam pembangunan WTP Bogor Raya. Yang rencananya, 300 liter per detik kita siapkan untuk 21.000 rumah. Kalau kita liat di daerah SCBD baru-nya Kota Bogor, kita akan persiapkan dari sekarang,” tuturnya.
Jangan sampai, kata dia, pada saat kondisi di daerah Bogor Utara meningkat dari tingkat hunian dan segala macamnya, Perumda Tirta Pakuan belum siap menyediakan air bersih untu pelanggan.
“Mulai dari sekarang kita akan inisiatif mencari alternatif lain untuk hal tersebut. Ini sebagai upaya direksi untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan di wilayah Bogor Utara. Semoga ikhtiar ini mendapat rodho Allah SWT, dan pada akhirnya bisa membawa keberkahan bagi seluruh pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor,” pungkasnya. (Aditya)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















