Tak Lagi Layak untuk Biodiesel, Harga Kelapa Sawit Meningkat

BOGOR-TODAY.COM, SUMSEL – Penggunaan kelapa sawit sebagai bahan baku biodiesel sudah tidak lagi layak secara ekonomi lantaran mahalnya harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) saat ini. Hal ini dikatakan Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi.

“Harga biodesel menjadi sangat mahal, bahkan bisa lebih mahal dari harga energi fosil,” kata Fahmy, Selasa.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Harga indeks pasar untuk produk biodiesel telah ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar Rp14.436 per liter pada Maret 2022. Sedangkan, harga rata-rata minyak kelapa sawit selama periode 25 Januari 2022 sampai 24 Februari 2022 mencapai angka Rp15.373 per kilogram.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

Fahmy menjelaskan bahwa tingginya harga biodiesel di pasaran dapat membuat konsumen beralih menggunakan bahan bakar minyak yang terbuat dari fosil.

“Dalam kondisi tersebut tidak bisa dihindari konsumen akan kembali beralih ke energi fosil,” ujarnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================