BOGOR-TODAY, BOGOR – Fachri, seorang wartawan media online di Bogor menjadi korban aksi sekelompok yang mengaku sebagai debt collector di Raya Cikaret, Kelurahan Harapanjaya, Cibinong.
Fachri menerangkan, saat itu ia bersama keluarganya melintas di jalan tersebut, sesampainya di lokasi kejadian tiba-tiba mobilnya diadang oleh sejumlah debt collector bergaya preman. Lantas, pria bertubuh gempal yang mengaku dari leasing itu menanyakan surat-surat kendaraan mobil yang dikendarai korban.
“Saya lagi bawa anak dan istri di mobil, tiba-tiba ada tiga orang menghadang di tengah jalan dan menyuruh saya keluar. Sempat terjadi adu mulut, saya pun dilarang untuk menghubungi siapapun oleh mereka,” ungkapnya, Sabtu,(19/3/2022).
Tak berselang lama, sambung Fachri belasan matel lainnya datang dan mengelilingi korban sambil melontarkan kata-kata dengan nada ancaman. Meski, korban meminta mediasi, namun upaya itu tidak diindahkan. Mereka tetap memaksa membawa mobil korban.
“Sekitar 15 orang itu mengerubungi saya dan keluarga, sampai istri dan anak saya ketakutan dan shock, akhirnya saya terpaksa pasrah sama mereka,” kata Fachri.
Bahkan, saat korban bersama keluarganya meminta diantar ke rumah kerabat terdekat, matel itu menolak dan salah seorang matel lainnya mengambil kemudi dan langsung membawa kendaraan korban.
Dari kejadian itu, Fachri yang merupakan warga Leuwisadeng mengaku resah dengan cara kerja mereka yang merampas kendaraan orang tanpa melihat situasi sehingga dianggap melanggar peraturan perundang-undangan.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan menuturkan, seharusnya permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan baik dengan dibawa ke Polres Bogor.
“Jangan main dibawa begitu saja kendaraannya, bisa dibawa ke Polres Bogor,” tandasnya. (B. Supriyadi)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















