
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pasca insiden Kepala Desa Sadeng Yanuar Lesmana mengamuk di RSUD Leuwiliang, lantaran tidak diberikan pinjaman mobil ambulans untuk mengantar jenazah salah satu warganya mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana.
Ruhiyat dengan tegas mengecam pelayanan buruk yang diberikan RSUD Leuwiliang. Sehingga imbasnya telah mencoreng nama baik Kabupaten Bogor.
Menurutnya, Rumah Sakit yang merupakan pelayanan publik di bidang kesehatan, harus mampu memberikan pelayanan yang berfokuskan kepada kepuasan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 harus diwujudkan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya melalui pelayanan prima,” tegas Ruhiyat kepada wartawan, Jumat (18/3/2022).
Tak hanya itu, Ruhiyat juga menyebut bahwa kinerja Badan Pengawas Rumah Sakit dianggap tidak berjalan, lantaran tidak pernah melakukan monitoring terhadap pelayanan RSUD Leuwiliang.
“Saya mempertanyakan kinerja Badan Pengawas Rumah Sakit yang kurang berjalan dengan baik, kinerja Badan Pengawas Rumah Sakit jarang ke monitor,” ungkapnya.
“Banyak kejadian miss, yang menimbulkan kegaduhan diruang publik. Sehingga perlu kiranya dibentuk ada ruang pengaduan buat masyarakat dengan tim khusus ketika ada persoalan atau masalah bisa segera mendapat penanganan atau penjelasan,” Ruhiyat menambahkan.
Kata dia, itu dilakukan guna menghindari persoalan yang kerap muncul di ruang-ruang pelayanan, khususnya di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang kerap terjadi kesalahpahaman.
“Jangan hadapkan warga dengan para petugas medis, ketika ada persoalan yang membutuhkan penjelasan yang panjang, karena petugas medis harus fokus soal pelayanan medis,” kata dia.
Atas insiden itu, Ruhiyat yang merupakan Sekretaris Komisi IV ini berencana memanggil pihak RSUD Leuwiliang untuk dimintai klarifikasi atas pelayanan yang buruk agar insiden serupa tidak kembali terulang.
Pihaknya berharap, kedepan Dinas Kesehatan wajib mencari solusi melalui mekanisme sistem dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap Rumah Sakit. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















