
Akibat serangan sajam itu, AR mengalami luka serius di kepala, tangan dan perut sehingga harus mendapat puluhan jahitan lantaran luka sabetan sajam cukup parah.
“Lukanya di kepala, tangan dan perut. Sekarang sudah dijahit, total ada 20 jahitan,” sebut Irfan.
Dari pengakuan adiknya itu, lanjut Irfan, tak ada yang mengenali wajah para gangster brutal itu. Sedangkan sajam yang dipakai diduga berbentuk celurit.
“Nggak ada yang kenal, makanya aneh kenapa tiba-tiba dia diserang. Ya mungkin (celurit) sajamnya,” bebernya.
Irfan mengaku, sa pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa sadis itu ke pihak kepolisian.
Tetapi hingga saat ini belum ada perkembangan terbaru dari pihak kepolisian soal gangster brutal tersebut.
“Sudah (lapor), tadi orangtua juga ke Polsek. Kemarin juga teman-temannya sudah pada dimintai keterangan ke Polsek. Belum (ada perkembangan),” pungkasnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















