Sementara, Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor Wasi Jatmiko menilai patroli di lapangan tetap diperlukan meskipun Disdik Jabar sudah ada memberikan imbauan. Namun, dirinya menyebut dalam kegiatan patroli nanti, personel gabungan yang diterjunkan tidak sepenuhnya. “Karena saya yakin kepala sekolah juga sudah melakukan antisipasi melalui guru-gurunya, pembina kesiswaannya, untuk ikut memantau,” kata Wasi.

Selain itu, Wasi menuturkan pelajar yang kedapatan ingin mengikuti demo di Jakarta nantinya akan diserahkan ke pihak sekolah. “Yang jelas kita amankan dulu, kita berikan pengertian bahwa aksi itu bukan ranah pelajar. Jadi intinya mereka akan dikembalikan ke sekolah dulu untuk dipastikan status pelajarnya,” ucapnya.

BACA JUGA :  VinFast VF 2 vs Wuling Air ev: Adu Mobil Listrik Mungil dengan Harga Terjangkau

Lebih jauh Wasi mengungkapkan pihaknya juga mengantisipasi potensi alumni sekolah yang memprovokasi juniornya untuk ikut demo di Jakarta besok. Namun Wasi mengaku belum bisa memaparkan titik patroli Satgas Pelajar. Biasanya, sebut dia, patroli digelar di akses atau pintu masuk dari Kota Bogor ke Jakarta.

BACA JUGA :  Benarkah Minum Susu Bisa Menambah Tinggi Badan? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Diketahui

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, antisipasi dilakukan di titik stasiun, terminal, perbatasan. Karena Kota Bogor kan akses pintu ke Jakarta yang datang dari Cianjur, Sukabumi,” terang Wasi. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================