
“Saya berterima kasih Pak Gubernur memprioritaskan wilayah Bodebek dulu. Segera kita sosialisasikan kepada warga, khususnya RW se-Kota Bogor. Karena pemesanannya kolektif melalui RW di aplikasi Sapawarga,” jelas Bima.
Sebelumnya, Ridwan Kamil menyebut program ini ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah. “Alhamdulillah, aplikasi khusus untuk pemesanan minyak goreng curah bersubsidi yang baru diluncurkan hari ini. Program ini sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat Jawa Barat memperoleh minyak goreng,” kata Ridwan Kamil.
RK kemudian menugaskan BUMD PT Agro Jabar untuk menyediakan minyak goreng tersebut. “Jadi dalam masa krisis seperti ini kami tugaskan PT Agro Jabar untuk mencari minyak goreng kemudian dibagikan kepada rumah-rumah tangga dengan cara yang nyaman,” ujarnya.
Adapun teknis pemesanan minyak goreng di Aplikasi Sapawarga tak bisa dilakukan oleh pribadi, melainkan dikoordinasi oleh RW (Rukun Warga) dengan prioritas wilayah yang harganya minyak gorengnya masih tinggi. Selain untuk meredam lonjakan permintaan, pihak RW lebih mengetahui siapa saja warga yang paling membutuhkan minyak goreng.
“Jadi di aplikasi Sapawarga yang dipegang Ketua RW, tinggal di klik saja pemesanan minyak gorengnya, masukan alamat, berapa jumlahnya, nanti dikirim. Jadi ibu-ibu tak usah antre lagi,” tuturnya.
Pemirsa Budiman merupakan program sementara yang dilakukan di masa krisis di tengah kondisi kenaikan harga bahan pokok dan BBM di bulan Ramadhan.(*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















