Masjid Kesultanan Ternate
Masjid Kesultanan Ternate yang terletak di kawasan Jalan Sultan Khairun, Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara tersebut menjadi bukti keberadaan Kesultanan Islam pertama di kawasan timur Nusantara sejak raja ke-18, yaitu Kolano Marhum yang bertahta sekitar 1465-1486 Masehi.

BOGOR-TODAY.COMMasjid Kesultanan Ternate yang terletak di kawasan Jalan Sultan Khairun, Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara tersebut menjadi bukti keberadaan Kesultanan Islam pertama di kawasan timur Nusantara sejak raja ke-18, yaitu Kolano Marhum yang bertahta sekitar 1465-1486 Masehi.

Melansir dunia masjid.islamic-center.or.id, Jumat (15/4/2022) Imam Masjid Sultan Ternate yang bergelar Jou Kalem atau Kadhi, Masjid Kesultanan Ternate ini terkenal unik karena memiliki aturan-aturan adat yang tegas.

“Larangan memakai sarung atau wajib mengenakan celana panjang bagi para jamaahnya, kewajiban memakai penutup kepala (kopiah), serta larangan bagi perempuan untuk beribadah di masjid ini,” terang Imam Masjid.

BACA JUGA :  Penataan Transportasi Kota Bogor, dari Penghapusan Angkot Tua hingga Revitalisasi Terminal Bubulak

Larangan-larangan tersebut, kata dia memiliki dasar aturan yang kuat. Sejak dahulu, masjid memang menjadi salah satu tempat yang dianggap suci dan harus dihormati oleh masyarakat Ternate. Berbagai aturan ini konon berasal dari petuah para leluhur wajib dilestarikan.

“Dalil Tifa, serta Dalil Moro yang hingga kini masih ditaati oleh masyarakat Ternate, terutama di lingkungan kedaton memiliki makna dan wajib dilestarikan,” imbuhnya.

Kekhasan lain Masjid Kesultanan Ternate yang sudah berusia lebih 500 tahun itu adalah adanya tempat khusus bagi Sultan Ternate ketika ikut salat berjamaah di masjid.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Peran Camat sebagai Motor Pembangunan Kabupaten Bogor

Selain itu kontruksi atap bangunannya juga menarik, atap masjid terdiri tujuh tingkat membentuk kerucut sebagai simbol atas adanya tujuh lapis langit.

Selama bulan Ramadan, di masjid yang di sekitarnya terdapat makam para Sultan Ternate itu digelar sejumlah ritual. Di antaranya adalah ritual malam qunut pada malam 15 Ramadan dan ritual ela-ela atau penyambutan malam turunnya laillatul qadar pada malam 27 Ramadan. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================