Pemeriksaan kolesterol juga bisa Anda lakukan sebagai salah satu tes kesehatan sebelum mudik. Pemeriksaan ini membantu mengetahui kadar kolesterol Anda. Kolesterol yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Untuk itu, penting untuk dilakukan pemeriksaan kolesterol sebelum mudik. Dengan mengetahui risiko kesehatannya, Anda bisa melakukan pencegahan sedari dini.

  1. Pemeriksaan COVID-19

Mudik

Pemeriksaan COVID-19 seperti tes antigen atau polymerase chain reaction (PCR) juga perlu dilakukan sebelum mudik.

Selain sebagai syarat perjalanan mudik, pemeriksaan ini membantu memastikan Anda dalam kondisi sehat atau tidak sedang terinfeksi COVID-19. Dengan demikian, tes ini dapat mencegah terjadinya penularan  COVID-19 terhadap orang lain.

BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Selain pengguna kendaraan pribadi, pemeriksaan kesehatan sebelum mudik juga ditujukan untuk pengemudi kendaraan umum seperti bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi).

Pemerintah juga menyediakan posko-posko kesehatan di lokasi-lokasi yang dilalui jalur angkutan mudik Lebaran.

Posko tersebut akan melayani pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi yang memiliki waktu tempuh lebih dari empat jam atau melalui rute padat dan rawan kemacetan.

Apabila Anda membawa bayi dan lansia, individu yang memiliki riwayat penyakit kronis, dan orang yang baru saja menjalani operasi untuk mudik, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum berangkat mudik.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Selain itu, bagi wanita hamil, pastikan bahwa kondisi kehamilan Anda aman untuk perjalanan yang jauh dan melelahkan.

Berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter kandungan sebelum berangkat mudik. Bila perlu, mintalah surat keterangan yang menyatakan kondisi Anda layak untuk perjalanan mudik.

Jangan lupa untuk menyiapkan obat-obatan pribadi dalam perjalanan mudik, terutama bagi Anda yang memiliki penyakit tertentu misalnya asma, penyakit kronis lainnya seperti darah tinggi, stroke, diabetes, dan penyakit jantung.

Kendaraan bermotor saja diperiksa rutin “kesehatannya” sebelum perjalanan jauh, apalagi tubuh kita yang tidak pernah berhenti bekerja. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================