Di tempat yang sama, Ketua RT 01/07 Pardi mengaku, belum melaporkan kejadian itu kepada sekdes maupun kades karena sulit dihubungi.

“Rumah kepala desa nya saja saya tidak tahu ada dimana, karena saya baru menjabat sebagai ketua RT 3 bulan lalu,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Desa Banyuresmi, Riski Abdilah Akbar membenarkan hal itu. Ia mengaku saat ini di wilayahnya terdapat sekitar 5 orang pasien penderita gizi buruk. “Tetapi ini sudah terjadi, nanti akan kita santuni, memang belum kita santuni karena menunggu perintah dari atasan (Kades),” kata Riski.

BACA JUGA :  Waspada Bahaya Tawon dan Cara Ampuh Mengusirnya dari Rumah

Riski membeberkan, bahwa kepala desanya sejauh ini diketahui belum memiliki rumah pribadi dan masih mengontrak di wilayah Kecamatan Leuwiliang.

“Ngantornya kadang-kadang, kalau ada yang perlu dikomunikasikan paling tamengnya saya. Saya pribadi juga kesulitan ketika akan menghubungi Kades,” ucapnya.

BACA JUGA :  Mengunyah Bisa Usir Kantuk? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Banyuresmi, Dena Suryani belum memberikan tanggapan. (Redaksi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================