
Ainul menyebut, kondisi ini telah berlangsung lebih dari 10 tahun. Ia bersama warga lainnya resah atas kejadian tersebut.
Ia takut tumpukan sampah itu dapat mendatangkan wabah penyakit.
Secara sukarela, terkadang Ainul membakar tumpukan sampah itu secara sedikit demi sedikit.
Meski telah melapor lewat aplikasi JAKI, namun tak ada satupun petugas yang melakukan pembenahan sampah tersebut.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), kata Ainul, hanya membersihkan sampah yang berada di pinggir jalan dan tidak membersihkan sampah yang menumpuk di lapangan tersebut.
“Sama PPSU paling dibersihkan pinggiran jalan aja, gak sampai ke tumpukan sampah situ. Kalau warga ya cuma ngebakarin sampahnya aja,” ungkapnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














