BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Mabokuy adalah akronim dari Manusia Boboko dan Dudukuy. Jika dilihat sepintas, Mabokuy nyaris mirip ondel-ondel yang di gerakan oleh manusia yang berada di dalamnya.
Mabokuy merupakan karya seni yang lahir dari Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Uniknya, Mabokuy ini terbuat dari perkakas dapur.
Kesenian Mabokuy ini sejatinya binaan dari Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Pertama kali pentas pada Hari Jadi Kabupaten Ciamis tahun 2015 lalu. Penggagas atau penciptanya adalah Eman Hermansyah Sastrapraja yang juga menjabat sebagai Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis.
Eman mengisahkan, lahirnya kesenian Mabokuy ini berawal saat dirinya ingin terus melestarikan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat desa.Hingga kini, kata Eman Mabokuy kerap tampil dalam karnaval, helaran dan arak-arakan yang tentunya diiringi musik gamelan.
“Ini bukan lagi anyaman peralatan rumah tangga atau garabadan, karena Rajadesa merupakan sentral anyaman Bambu. Misalnya hihid (kipas), boboko (keranjang) nyiru (tampah), dudukuy (topi), ayakan dari Kabupaten Ciamis, namun sebuah karya dengan nama Mabokuy,” ujar Eman seperti mengutip harapanrakyat.com
Eman menerangkan boboko, dudukuy, hihid tadinya merupakan alat rumah tangga yang biasa untuk tempat nasi. Sementara dudukuy adalah topi sebagai pelindung panas saat bertani.
Mabokuy ini layaknya puppet atau boneka dan seni carnaval dengan konsep grand style, estetik dan artistik. Konsep pembuatannya dari anyaman bambu. Karya Mabokuy ini sudah beberapa kali tampil di berbagai acara even seni helaran dan carnaval di sejumlah daerah di Jawa Barat. Bahkan, kata Eman Mabokuy sempat menjadi juara 1 tingkat Jabar pada pawai taaruf MTQ di Sukabumi dan Juara 1 tingkat Nasional Sanggar Parade Budaya Nasional di Bogor.
Setiap kali tampil, seni ini mendapat sambutan positif dari publik. Beberapa daerah yang sempat menampilkan Kesenian Mabokuy selain Ciamis. Seperti Indramayu, Tasikmalaya, Garut, Bandung Barat, Banjar, Karawang, Kota Bogor, Sukabumi hingga Gunung Kidul Yogyakarta. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















