BOGOR-TODAY.COM, SUKABUMI – Diduga akibat korsleting listrik, pabrik kayu tripleks milik PT Sakti Semesta Lancar (PT SSL) di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar, Jumat (15/7/2022).

Ginanjar, Kepala Dusun (Kadus) Mekarsari, Desa Parakanlima mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi diduga akibat korsleting listrik. Api pertama kali diketahui oleh seorang sekuriti pabrik.

“Diduga api berasal dari korsleting listrik dari kabel lampu tembak yang membakar tiang bambu. Tidak lama setelah itu, api langsung menjalar ke kayu log yang merupakan bahan plywood,” ujar Ginanjar saat dikonfirmasi kepada MNC Portal Indonesia.

Kemudian Ginanjar menambahkan bahwa api dengan cepat menjalar karena lokasi bangunan pabrik mayoritas terbuat dari material yang mudah terbakar.

BACA JUGA :  Beasiswa Garuda Gelombang II 2026 Masih Dibuka, Kuliah S1 Dalam dan Luar Negeri Dibiayai Penuh

“Pengelola pabrik kayu itu, tidak punya nomor orang Damkar. Untungnya, Pak Ucup sebagai Ketua RW 04 yang mengetahui kejadian itu, langsung membuat laporan ke petugas pemadam kebakaran sekira pukul 06.00 WIB,” ujar Ginanjar.

Tidak ada korban dalam bencana kebakaran itu. Hanya saja, lanjut dia, perusahaan mengalami kerugian hingga ratusan juta.

“Api berhasil dipadamkan setelah lima unit mobil pamadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Ada sekitar 5 jam lamanya api berhasil dipadamkan,” tambah Ginanjar.

Kapolsek Cikembar, Iptu Ratno Panji Setiaji mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana kebakaran tersebut.

Panji menambahkan, setelah mengetahui kejadian tersebut, ia langsung menginstruksikan sejumlah anggotanya untuk segera bergegas ke lokasi.

Setiba di lokasi, petugas kepolisian langsung bekerja sama dengan warga setempat dan petugas gabungan lainnya untuk bersama-sama bahu membahu memadamkan kebakaran itu.

BACA JUGA :  Wabup Bogor Sebut WTP Dua Kali Berturut-turut Bukti Akuntabilitas Pemkab

“Selain itu, kami juga menghubungi petugas Damkar dan yang datang ada lima unit Damkar. Teridiri dari Damkar wilayah Cibadak 2 unit, Damkar Cisaat 2 unit dan satu unit Damkar milik PT GSI,” paparnya.

Saat ini, Polsek Cikembar masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab awal dari kebakaran tersebut. Namun, berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, dugaan sementara kebakaran itu akibat korsleting listrik.

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, akhirnya api berhasil kita padamkan sampai pukul 10.30 WIB. Sekarang masih proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Panji. –(Net).

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================