BOGOR-TODAY.COM, BOGORGubernur Jabar Ridwan Kamil mengunjungi lokasi korban bencana longsor di Kelurahan Curug RT 01/08, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (20/7/2022). Dalam kesempatan itu, Kang Emil sapaan akrabnya memberikan bantuan tanggap darurat dan rekonstruksi kepada rumah terkena longsor.

“Kami memberikan bantuan tanggap darurat dan rekonstruksi khususnya kepada 2 rumah yang kemarin terkena musibah paling luar biasa,” ungkap Kang Emil.

Kang Emil juga turut menyampaikan rasa duka cita kepada yang berpulang.

Menurutnya, agar peristiwa itu tidak terulang harus adanya evaluasi sistem sungai.

Ia mengaku, beberapa waktu lalu dirinya memonitor kejadian bencana banjir yang hampir banyak memang melanda Pulau Jawa dalam waktu bersamaan. Itu terjadi di Banten, Jawa Barat, DKI, dan Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Suka Mengkritik Orang Lain? Kenali Karakter dan Penyebab di Baliknya

“Khusus di Jawa barat ada 4, sebagian di Bekasi, Bogor, Depok, dan paling parah ada di Kabupaten Garut. Saya setelah ini langsung ke Garut, dan saya mohon maaf karena baru mendarat karena sebagai jemaah haji jadi baru bisa sekarang,” ucapnya.

Dengan demikian, dirinya berpesan terhadap masyarakat untuk tetap waspada dihari mendatang jika ada cuaca ekstrem untuk saling menjaga dan mempersiapkan diri. Tentunya kebencanaan hidrologis ini menjadi ciri khas mayoritas di Jawa Barat adalah kebencanaan yang berhubungan dengan air.

“Tapi penanganan-penanganan anti banjir sudah kita lakukan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Kata dia, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang mendapatkan penghargaan dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai upaya-upaya penyelesaian dan antisipasi strategi pembangunan berbasis lingkungan yang akan dimaksimalkan.

BACA JUGA :  Orang Tua Wajib Tahu, Ini Jarak Aman Anak Menonton TV dan Dampaknya bagi Kesehatan Mata

“Jumlah kebencanaan sebenarnya secara jumlah sudah menurun, jadi mudah-mudahan itu warisan kita untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa tebing setinggi 10 meter di kawasan Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat terjadi pada Jumat (15/7/2022) lalu dan menewaskan seorang ibu bernama Manah (51). Ambruknya tebing tersebut diduga tak kuat menahan derasnya air hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur Bogor dan sekitarnya.

Manah berhasil dievakuasi petugas gabungan setelah tertimbun selama kurang lebih tujuh jam. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================