
BOGOR-TODAY.COM – Selain menjalani pengobatan di Singapura, Ruben Onsu juga mencari tahu dan menemui dokter spesialis untuk mengetahui kenapa darahnya selalu menyusut dan butuh transfusi.
“Jadi fokus ke spesialis darah. Kenapa darahnya selalu berkurang, kenapa gue butuh transfusi terus, itu yang ditelaah sebenarnya,” kata Ruben Onsu dikutip dari YouTube, Selasa (26/7/2022).
Selama menjalani pemeriksaan di Singapura, Ruben Onsu ditemani sang adik, Jordi Onsu. Mereka berada di sana selama 3 hari 2 malam.
“Pas pemeriksaan akhirnya dilakukan endoskopi, dimasukin selang ke mulut,” ujar Ruben Onsu.
Suami Sarwendah itu sempat takut karena ia harus melalui proses itu sendirian. Proses endoskopi berlangsung selama 45 menit.
“Jordi kan nggak bisa masuk, pas masuk ruang endoskopi kan gue sendirian, ya udah jadi berteman sama susternya, ngobrol, dia nenangin,” kata Ruben Onsu.
Meski dibius, Ruben Onsu sadar saat selang dan alat-alat lain dipasang ke tubuhnya. Sampai akhirnya, ketakutan Ruben Onsu berubah menjadi rasa pasrah.
“Dibius, cuman pas masuk semuanya (alat) kan gue masih setengah sadar, aduh udah deh (biar) sehar, terserah elu deh mau diapain,” kata Ruben Onsu.
Usai proses endoskopi, Ruben Onsu diberitahu bahwa ia telah diberi banyak obat melalui selang dan infusan. Ia pun bakal merasa sakit beberapa hari kemudian usai endoskopi.
“Jadi pulang dari sana badan gue ngilu ngilu banget. Jadi abis endoskopi gue nggak bisa makan, enek (mual), nggak enak aja gitu bawaannya,” ujar Ruben Onsu. (net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















