Al-Zawahiri adalah seorang ahli bedah Mesir. Oleh Amerika Serikat, dia menjadi orang yang paling diburu. Kepalanya bahkan dihargai 25 juta dolar AS saat Washington DC membuat sayembara untuk menangkapnya.

Menurut laporan intelijen AS, al-Zawahiri membantu mengoordinasikan serangan 11 September 2001—yang menewaskan hampir 3.000 orang.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Para pejabat AS mengatakan, Zawahiri tewas akibat serangan drone CIA di ibu kota Afghanistan Kabul pada Minggu (31/7/2022) lalu pukul 06.18.

“Sekarang keadilan telah ditegakkan, dan pemimpin teroris ini sudah tidak ada lagi,” kata Biden dalam sambutannya dari Gedung Putih.  “Tidak peduli berapa lama, di mana pun Anda bersembunyi, jika Anda adalah ancaman bagi rakyat kami, Amerika Serikat akan menemukan Anda dan membawa Anda keluar,” katanya. –(Net).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================