Tingkatkan keimanan
Guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ratusan siswa SMPN 2 Citeureup mulai dari kelas tujuh sampai kelas sembilan menggelar salat duha di lingkungan sekolah, Rabu (3/08/2022). Foto : Fadilah/bogor-today.com

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR– Guna tingkatkan keimanan dan ketaqwaan ratusan siswa SMPN 2 Citeureup mulai dari kelas tujuh sampai kelas sembilan menggelar salat duha di lingkungan sekolah, Rabu (3/08/2022). Pelaksanaan shalat Duha tersebut dilakukan setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai.

“Kami rutinkan setiap pagi salat duha agar keimanan dan ketaqwaan siswa meningkat dan dilindungi dari segala penyakit, salah satunya Covid-19, jadi kita selain salat juga berdoa bersama juga serta pembacaan surat pendek,” ujar Kepala Sekolah SMPN 2 Citeureup, Lilik Suhartini kepada bogor-today.com.

BACA JUGA :  Jaro Ade Resmi Buka Turnamen Golf Bergengsi HJB ke-544 di Gunung Putri

 

Tingkatkan keimanan
Guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ratusan siswa SMPN 2 Citeureup mulai dari kelas tujuh sampai kelas sembilan menggelar salat duha di lingkungan sekolah, Rabu (3/08/2022). Foto : Fadilah/bogor-today.com

Selain dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, salat duha juga dapat meningkatkan kedisiplinan para siswa agar tidak terlambat ketika berangkat ke sekolah, sehingga ketika nanti bekerja di perusahaan sudah terlatih jiwa kedisiplinannya.

“Kita rutinkan setiap pagi, mulai dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 07.30 WIB sehingga siswa harus datang lebih pagi jadi kami bentuk juga jiwa kedisiplinan dan karakternya,” tambahnya.

Dengan demikian, Lilik mengaku senang dapat membekali para siswa dengan ibadah sunah, hingga saat dewasa nantinya sudah terlatih ibadah salatnya.

BACA JUGA :  Lewat Program "Kami Mendengar", Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Pimpin Upacara di SMPN 2 Caringin

“Ini nantinya akan menjadi kebiasaan mengerjakan salat lima waktu, jadi, ketika mereka sudah dewasa dan ketika mereka meninggalkannya akan merasa cemas,”katanya.

Kata Lilik, saat ini SMPN 2 Citeureup baru memulai mengimplementasikan kurikulum merdeka (IKM) yang dimulai dari kelas tujuh.

“Kita kelas 7 baru memulai kurikulum merdeka belajar bukan mandiri, lalu kalau untuk kelas delapan dan sembilan itu masih menggunakan kurikulum 2013 dan kita akan memaksimalkan pembelajaran melalui kurikulum ini dengan memberi pemahaman dari semua mata pelajaran,”pungkasnya. (Fadilah)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================