“Saya berharap publik juga berperan dalam proses pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sudah selayaknya seluruh orang tua untuk menemani dan melindungi anak-anaknya,” harap Nurhayati.

Dengan demikian, ia mengimbau untuk memperhatikan anak dengan baik dan melindunginya sesuai kemampuannya, sehingga anak itu akan merasa aman dan nyaman. Dengan begitu, anak bisa berkembang sesuai kapasitasnya sesuai dengan hobi, karakter dan harapannya dan dapat tercipta perempuan berdaya, anak terlindungi, keluarga sejahtera.

Sementara itu,  selebiritis sekaligus pemerhati anak Shahnaz Haque menjelaskan bahwa orangtua harus mempercayai anak untuk tumbuh dan berkembang sebagai anak dan mereka akan menghasilkan keajaiban.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Menurut Shahnaz, setiap anak memiliki keunikan berbeda dan tiap keunikan bisa dikenali dan membuat setiap anak istimewa.

“Sebagai warga Bogor, mari kita rapatkan barisan untuk melindungi anak-anak kita, mari berkomitmen mengubah pola pengasuhan agar anak tumbuh lebih optimal,” kata Shanaz.

Selain itu, Shahnaz juga mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, sebab angka kekerasan anak di Kabupaten Bogor terus menurun.

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

“Kita sadar apa yang dilakukan kepada anak selama ini sering tidak tepat. Ini dapat menimbulkan bahaya bagi mereka, baik mental maupun fisik. Sekarang kita harus mulai memberikan ruang kepada anak-anak untuk berbicara, mendengarkan kemauan dan mengapresiasi apa yang sudah mereka lakukan,” pinta Shahnaz.

“Kita semua bukanlah orang tua yang sempurna, tapi perlahan memberikan kemerdekaan sejati, terbebasnya anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi,” Shahnaz menambahkan. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================