
Untuk itu, lanjut dia, pencak silat ini bukan hanya sekedar seni ataupun olahraga, namun warisan budaya yang harus ditularkan kepada generasi bangsa sebagai ciri khas bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya yang tidak dimiliki oleh negara lain.
“Saya minta anak-anak generasi penerus bangsa ini harus mau ikut melestarikan budaya pencak silat dengan cara ikut latihan setiap malam minggu. InshaAllah 17 Agustus mendatang kita akan adakan lagi perlombaan pencak silat ini,” tutupnya.
Sementara itu ketua PB-X450, Nana mengatakan, kemeriahan HUT RI ke-77 di Kampung Kaso, Desa Nembol dengan menggelar berbagai perlombaan diantaranya, panjat pinang dan perlombaan kaulinan lembur.
“Alhamdulillah antusias masyarakat Kaso cukup besar, terlihat dari keterlibatan anak-anak hingga ibu-ibu ikut dalam perlombaan yang telah panitia sediakan. Dan mereka pun begitu semangat mengikuti perlombaan ini,” kata Nana.
Dia menambahkan, kegiatan seperti ini memang rutin diselenggarakan setiap memeriahkan HUT kemerdekaan Indonesia setiap tahunnya, tujuannya sebagai pengingat atas perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
“Dari momentum ini kita bisa melihat kekompakan masyarakat Kaso. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai wadah silaturahmi agar masyarakat Kaso baik anak muda maupun bapak-bapak dan ibu-ibu tetap solid, kompak dan selalu guyub,” pungkasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















