BOGOR-TODAY.COM, JATENG – Harga sayuran yang anjlok di pasaran, seorang petani sayuran di Pemalang mengamuk babat tanamannya.

Dilansir dari instagram @fakta.indo, pantauan di sejumlah pasar, berbagai sayuran sejenis kubis, seledri dan jenis sayuran lainnya, memang mengalami penurunan secara tajam, hingga mencapai titik paling murah, bahkan ada yang tak laku untuk dijual.

BACA JUGA :  Komitmen Kualitas Pelayanan, Perumda Tirta Pakuan Ikut Rumuskan Solusi Hulu-Hilir PSEL

Harga Sayuran Anjlok, Petani Ngamuk

Hal tersebut diakui oleh seorang Petani asal Desa Clekatan, Kecamatan Pulosari kabupaten Pemalang, yang berhasil ditemui awak media hari Selasa (20/9).

Dirinya mengatakan bahwa saat ini, harga kubis hanya dihargai 400 perkilo nya, dari sebelumnya 1500 hingga 2000 rupiah perkilo nya.

Menurutnya, kubis dari mulai proses awal hingga panen, perbatang nya menghabiskan biaya 1200 Rupiah, bahkan bisa lebih, tergantung lokasinya dan cuaca, belum termasuk biaya buat makan dan minum karyawan.

BACA JUGA : 

”Mendingan dibuang, dari pada dipanen harga jual anjlok, tidak seimbang dengan biaya operasional ” jelas petani tersebut. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================