
“Kenapa terbentuknya Kurang fresh, karena pada saat itu kondisi PPKM yang menuntut tidak langsung bertemu antara pedagang dan pembeli. Artinya Perumda PPJ ini memahami betul atas kebutuhan masyarakat kota Bogor. Maka dari itu, terciptalah Kujang fresh,” kata Sri saat ditemui wartawan di kantornya, belum lama ini.
Oleh karena itu, Kujang fresh hadir untuk dapat melayani masyarakat yang berada di rumah saat itu.
Setelah pandemi melandai, sambung Sri, kujang fresh tetap berjalan hingga saat ini dengan tujuan yang sama, yaitu memudahkan warga Bogor untuk berbelanja dari rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Kami selalu siap dan menerima pesanan sembako dari masyarakat melalui kujang fresh ini. Masyarakat tidak usah khawatir, harga sembako di kujang fresh juga sangat terjangkau,” tuntas Sri. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















