“Ada BPJS yang sebenarnya kategori PBI yang ditanggung oleh pemerintah, nah itu kadang-kadang masyarakat lupa mengaktifkan begitu posisi darurat dia harus melakukan tindakan medis ke rumah sakit itu BPJS-nya belum aktif,” ungkapnya.

Selanjutnya, yang sifatnya lintas instansi seperti dari rumah sakit daerah masuk ke rumah sakit pusat, biasanya itu mengenai rujukan. Rujukannya terkendala, akhirnya tidak dilakukan tindakan medis.

“Seperti itu hal-hal yang sebenarnya kita bantu secara administrasi, tapi kalau misalkan dalam hal biaya operasional kalau BPJS itu sebenarnya kita bisa maksimalkan berapapun biayanya itu nanti yang tanggung negara seperti itu enggak masalah,” imbuhnya.

Sedangkan untuk kanal pendidikan, mayoritas yang diterima dalam kurun waktu 2 tahun terakhir itu aduan masalah tunggakan, seperti siswa yang sudah lulus tetapi ijazahnya masih tertahan di sekolah. Namun dengan adanya pendekatan antara JQR dengan pihak sekolah kasus itu dapat terselesaikan.

BACA JUGA :  Kaum Nabi Luth AS Tak Hanya Terjerumus Penyimpangan Seksual, Ini Berbagai Dosa yang Mengundang Azab Allah

Di tempat yang sama, Sekretaris Jabar Quick Response Kota/Kabupaten Bogor, Ismat Abdul Azis menambahkan, ada 8 wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor yang mendapat pembagian paket daging sapi tersebut.

Kedelapan kecamatan itu, yakni Cigombong, Cijeruk, Tanjungsari, Gunung Putri, Caringin, Ciawi, Cibinong dan Dramaga.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat mengingat harga daging saat ini cukup mahal.

“Ya, saya rasa sangat tepat program ini, apalagi warga yang menerimanya kalangan kurang mampu, dan itu memang target kita,” tuturnya.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Dorong Generasi Digital Cerdas, Teman FM Hadir Langsung di Sekolah

Ia berharap, ke depan program seperti ini bisa terus berlanjut, apalagi masyarakat menyambutnya dengan antusias.

“Seperti di Kecamatan Cijeruk, apresiasi dari warga sangat bagus. Bisa dilihat masyarakat sangat antusias menunggu pembagian paket daging meskipun kondisinya hujan,” tukasnya.

Sementara itu, Siti, salah satu warga Cijeruk calon penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan program paket daging sapi dari Jabar Quick Response itu.

“Sekarang kan lagi susah, sembako pada mahal, apalagi daging sapi. Jadi Alhamdulilah ada program paket ini sangat membantu sekali,” ungkapnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================