Selain itu, kita membiasakan mayarakat untuk memilah sampah dibeberapa pasar jumlah sampah non organik itu hanya 15 persen seperti botol plastik, kemasan, dll. Untuk sampah organik yang ada nilai ekonomisnya bisa menjadi maggot dan pupuk.

Muzakkir memaparkan, pihaknya mengajak kepada para pedagang dan pengelola pasar untuk memahami bagaimana cara kerja alat dropbox sehingga dapat berguna secara sempurna.

“Nantinya para Kanit Pasar dimohon menyampaikan keseluruh pedagang dan masyarakat yang berbelanja. Sampah plastik jangan di buang tapi bisa dimasukan ke dropbox menjadi uang. Kami juga akan menerapkan pemilahan box sampah ini di pasar-pasar lain seperti pasar kebon kembang, pasar jambu dua, pasar sukasari dan lainnya,” terang Muzakkir.

BACA JUGA :  Persikabo All Star Tantang PSB Bogor di Laga Derby HJB ke-544

Sementara, Direktur PT. Mountrash Dewi Puspasari berharap dengan adanya dropbox di tiap pasar di kota Bogor akan menjadi suatu budaya baru dimana sampah awalnya menjadi masalah, sekarang masyarakat akan berebut sampah untuk dapat menambah pemasukan dan membantu perekonomian mereka.

Kami selaku pihak PT Mountrash berharap dengan kondisi pasca pandemi, masyarakat kita di pasar maupun di sekitar pasar, jika ada sampah kardus, minyak jelantah, kertas, kemasan plastik dan sebagainya itu bisa dibawa ke Bank Sampah Unit Pasar Pakuan Jaya, kemudian dimasukkan ke drop box untuk mendapatkan dana yang langsung masuk di aplikasi Mountrash. Harapan kami sistem ini dapat membantu masyarakat untuk membayar listrik, PDAM, pinjaman, serta meringankan beban operasional sehari-hari.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Berbalik Naik, Ketegangan Timur Tengah Kembali Picu Kekhawatiran Pasar

“Kami akan selalu memperbaiki dan memperbaharui sistem aplikasi kami sesuai dengan kebutuhan. Tim pelayanan pelanggan kami akan menerima keluhan 24 jam jika ada masalah dlm sistem aplikasi, dan akan cepat mengirimkan tim IT ke lokasi drop box ini apabila ada kendala teknis,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================